Header Ads

Demo di KPUD Talaud Ricuh, Sejumlah Pendemo Diamankan Polisi

Ratusan masa pendemo saat di kantor KPUD Talaud.(ist)


Melonguane, BLITZ--Aksi Demo ratusan warga Aliansi Masyarakat Peduli Pilkada Talaud di KPUD Kepulauan Talaud, Selasa (3/7) siang, yang semula berlangsung aman tiba-tiba saja berubah jadi rusuh.


Rusuh berawal dari ketidak puasan massa atas penjelasan dan sikap Ketua KPUD Velma Sumee.

Setelah upaya persuasif dan pemberian peringatan sesuai Protap pengamanan dilakukan petugas Polres Kepulauan Talaud, tak diindahkan warga yang terus melempar batu, botol bahkan molotov terbuat dari botol yang diisi bensin,  pihak Kepolisian akhirnya melepaskan tembakan peluru karet, untuk meredam aksi masa yang menjurus anarkis.


Baca Juga: Ini Himbauan Polisi Dan TNI Talaud Pasca Ricuh

Usai membubarkan massa pendemo dengan tembakan water canon dan peluru karet, petugas mengamankan delapan orang yang diduga melakukan tindakan anarkis dab pengrusakan secara bersama-sama terhadap kantor KPUD.


"Untuk sementara mereka diamankan di Mapolres Kepulauan Talaud dan disangkakan Pasal 170 KUHP, ancaman hukuman maksimal 6 tahun," tegas Kapolres AKBP M Denny I Situmorang SIK dalam konferensi pers di ruangannya.


Turut diamankan sejumlah barang bukti, berupa botol kosong, batu, kayu dan botol yang sudah berisi bensin.


Kapolres bersama Dandim 1312/Talaud Letkol (Arm) Gregorius Eka Setiawan dan Danlanal Letkol (Mar) Agustinus Purba menegaskan, tidak mentolerir sikap anarkis dalam menyampaikan pendapat.


"Bilamana terjadi eskalasi pengarahan massa, tidak menutup kemungkinan akan meminta penambahan pasukan baik Kepolisian maupun TNI," pungkas Situmorang.





Den-Dala





block ID 8794 : editorialsulut.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.