Header Ads

Ketulusan Hati Membangun dan Melayani Menjadi Modal AARS Bukan Ditaktor

 


Manado, Editorialsulut.com - calon Wakil Walikota dr. Richard sualang Dalam closing statement debat publik Pilwako Manado, menyampaikan modal utama pasangan calon nomor urut 1 itu apabila terpilih di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

"Kami tidak punya gaya diktator atau otoriter. Kami tidak punya rekam jejak melakukan korupsi. Yang ada pada kami hanyalah ketulusan hati untuk membangun dan menjadi pelayanan bagi masyarakat Kota Manado. Sebuah kata bijak berkata, ketulusan seseorang akan terpancar dari matanya. Kebaikannya akan terlihat dari tindakannya dan kebijaksanaannya akan terdengar dari kata-katanya," tutur Sualang, Senin (10/11).

Pasangan Andrei Angouw dan Richard Sualang, kata dia, diusung oleh partai yang berjiwa besar dengan konsep kesejahteraan bagi wong cilik yaitu PDI Perjuangan.

Menurut Sualang, berdasarkan pengalamannya yang pernah duduk sebagai wakil rakyat di lembaga DPRD Kota Manado selama 10 Tahun dan Andrei Angouw di DPRD Provinsi Sulut, mereka memahami kebutuhan masyarakat Kota Manado.

"Sebagai wakil rakyat yang sempat mengenyam pengalaman 10 Tahun melayani masyarakat di Legislatif, kami tahu persis seperti apa kebutuhan rakyat kota ini. Dan kami juga tahu apa yang akan kami lakukan, yaitu bekerja dan akan terus berkerja," kata ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado ini.

 Lanjut Sualang, dalam debat ini, setiap pasangan calon punya banyak perbedaan karena berbeda cara pandang kedaerahan dan program pembangunan. 

 "Tetapi jangan lupa, bukanlah debat yang dipersoalkan, melainkan masa depan dan kesejahteraan rakyat Kotaa Ado yang harus menjadi prioritas. Juga tentang melayani dan menyayangi rakyat, serta mencari solusi bagi masalah kota ini. Manado adalah rumah kita bersama yang didalamnya ada tawa, canda, sukacita dan kedamaian. Andrei dan Richard akan pertaruhkan jabatan dan reputasi serta semua kewenangan untuk perbaikan kota tercinta ini," tandasnya. 

Mewakili Andrei Angouw, Sualang menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada seluruh masyarakat Kota Manado yang hingga saat ini terus memberikan doa dan dukungan.

"Mari kita jaga pesta demokrasi ini sebagai momentum yang bermartabat. Mari kita jaga komitmen dan perjuangan yang sudah kita bangun bersama-sama, hingga tanggal 9 Desember mendatang. Kami yakin setiap perjuangan yang lahir dari sebuah ketulusan untuk melakukan yang terbaik, akan melahirkan semangat. Ingatlah bahwa, hasil tidak akan menghianati sebuah proses. Andrei dan Richard nomor 1 untuk perjuangan Torang samua for Manado maju dan sejahtera," tutupnya. (Dims)

block ID 8794 : editorialsulut.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.