Pioner Pelestarian Kearifan Lokal, Bupati Joune Ganda Apresiasi Pekan Budaya Tonsea 2025
Editorialsulut.com, Minut: Setelah sukses digelar , Pekan Budaya Tonsea tahun 2025 resmi ditutup oleh Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Kamis (20/11/2025).
Dalam penutupan tersebut Bupati Joune Ganda didampingi Sekda Ir. Novry Wowiling dan Kepala Dinas Pariwisata Minut Femmy Pangkerego.
Pekan budaya tonsea tahun 2025 ini merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara lewat Dinas Parawisata dan Majelis Adat Tonsea.
" Saya sangat bangga dengan adanya pekan budaya tonsea yang baru pertama kali digelar. Saya optimis ini menjadi pioner bagi kegiatan budaya tardisional sehingga budaya tonsea tidak akan tergerus oleh zaman tapi akan terus dilestarikan dari generasi ke generasi," kata Bupati JG.
Dalam kesempatan itu Bupati bersama pejabat dan majelis adat tonsea membunyikan tetengkoren.
" Terimakasih atas dukungan Pak Bupati dan Wakil serta jajaran pemkab Minut. Kami berupaya maksimal melestarikan budaya tonsea mulai dari bahasa, tarian hingga potensi wisatanya karena Minut atau bumi tonsea itu sangat kaya ragam budayanya dan ini jadi magnet tersendiri dalam mempromosikan budaya tonsea kemata dunia," sebut Pangkerego.
Pekan Budaya Tonsea 2025 berlangsung selama 6 hari sejak Sabtu 15 November 2025 hingga 20 November 2025 dan menampilkan sejumlah perlombaan yang mengangkat kearifan lokal bumi Tonsea, diantaranya lomba cukur kelapa, Tarian Kambasaran, Kolintang, Tumatenden, Line Dance Lagu Tonsea, Lomba mainan anak anak dan idol Tonsea.
Pada pekan budaya tonsea tersebut juga memberikan ruang bagi UMKM lewat stand hasil usaha serta sajian prasmanan menggunakan bambu.
(D)







Post a Comment