Berry Fun, Temanmu, SoC, Perumda Pasar Berkolaborasi Hijaukan Urban Forest Manado
Manado, ESC - Launching album perdana Berry Fun berjudul “Manifesting” tidak hanya bersifat seremonial.
Dalam prosesnya, perilisan Manifesting dirangkaikan dengan beragam aksi lingkungan di Taman Hutan Kota (Urban Forest) Kawasan Megamas Manado, Minggu (8/2/2026), yang dipilih sebagai lokasi perhelatan musik Berry Fun.
Aksi lingkungan tersebut, terdiri dari penanaman sepuluh bibit pohon beringin berukuran satu meter lebih, dan menyumbangkan belasan tong sampah kepada Pemerintah Kota Manado yang diwakili Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Manado.
Berry Fun berkolaborasi dengan sejumlah pihak dalam giat itu. Di antaranya bersama Yayasan Temanmu Indonesia, Yayasan Temanmu Sulut, Perumda Pasar Manado, Komunitas Musik Sound of Celebes selaku penyelenggara launching album Manifesting, dan God Island Music Factory selaku label musik yang menaungi Berry Fun.
Ini dilakukan Berry Fun dan tim sebagai bentuk manifestasi dari albumnya sendiri. Dimana salah satu pesan utamanya untuk menginspirasi pendengar supaya mencintai alam.
“Alasan memilih Urban Forest sebagai lokasi launching, supaya kami bisa sekaligus mendukung perkembangan salah satu spot lingkungan potensial yang ada di Manado,” ungkapnya.
“Meskipun tempatnya terbilang tidak besar, tapi kami harap pemberdayaan Urban Forest dapat menjadikannya bagian dari paru-paru Manado,” tambah Berry yang juga Ketua Temanmu Sulut.
Ia turut menguraikan bahwa aksi lingkungan tersebut untuk menstimulasi dan merangsang semua kalangan masyarakat, supaya berbuat hal yang sama kedepannya.
“Jadi lagu-lagu Berry Fun tidak sekedar menjadi karya musik saja, tapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk kegiatan lingkungan seperti yang sudah kami lakukan. Semoga teman-teman lain mau melakukan hal serupa,” tandas musisi Reggae yang sedang naik daun tersebut.
Senada dengan itu, Agung Ngurah selaku Kepala Label Musik God Island Music Factory juga berharap aksi lingkungan ini menciptakan aktivitas berantai.
“Kita tidak sekedar hura-hura, senang-senang, dan menikmati musik. Kita ingin ada kontribusi positif yang ditinggalkan di tempat ini,” lugasnya.
“Ini seperti penanaman sepuluh bibit pohon beringin. Sebagai pohon berindang yang mampu meresap, mengikat, dan menjadi cadangan air, ini pasti berdampak signifikan bagi ekosistem lingkungan sekitar,” lanjut Agung yang merupakan Ketua Yayasan Temanmu Indonesia.
Penyerahan belasan tong sampah kepada Pemkot Manado Manado juga dimaknai sebagai perwujudan energi positif, yang diharapkan mampu dilakukan dengan lebih baik oleh oknum-oknum yang menganggap para musisi sebagai kaum marjinal.
“Ini hanya simbolik. Yang terpenting adalah bagaimana ini jadi energi baik dari kita komunitas musik kepada masyarakat. Dimana kita juga mampu berdampak bagi lingkungan,” ujar Agung.
“Komunitas musik saja yang selama ini terkesan dimarjinalkan dan dipinggirkan bisa berkontribusi seperti ini, justru orang-orang yang merasa lebih hebat dari kita harusnya bisa melakukan yang lebih lagi,” tandas sahabat karib Berry Fun tersebut.
Aksi lingkungan dari Berry Fun, Temanmu, Sound of Celebes, dan Perumda Pasar Manado disambut dengan beragam apresiasi dari berbagai pihak. Baik dari para musisi, komunitas musik Manado, Pers, dan Pemkot Manado sendiri. (Dims)





Post a Comment