Header Ads

 


Dikpora dan RSUD disidak Bupati

 

Melonguane.Manadoblitz.
Keluhan atas kinerja dua dinas yang jadi sasaran kritik warga yakni Dinas Pendidikan dan Rumah Sakit Umum Daerah Mala, Bupati yang tiba kemarin dari luar daerah bersama Ketua DPRD sambangi kedua institusi tersebut.

Dari penjelasan Kadis Dikpora Deker Lasut yang heboh diisukan berdebat dengan Ketua TP PKK Ibu Henny Hongwijoyo sewaktu Desember lalu menjelaskan beberapa hal.

Untuk gaji ASN dan tenaga honorer sudah dibayarkan dan kini menanti pembayaran TTP serta gaji 13 dan 14. Mengapa terlambat? Itu dikarenakan gaji masuk baru pada tanggal 30-an Desember dan apbd 2026 sudah selesai diparipurnakan, jadi nanti dimasukkan sesudah itu artinya masuk pada agenda perubahan dan akan dibayar paling lambat Minggu ketiga Maret ini. "Terkait THR guru penerima sertifikasi sebagai PNS Daerah yang tidak menerima TTP dan mereka akan menerima gaji 13 dan 14. Untuk Talaud sudah masuk tapi karena baru masuk akhir Desember sehingga tidak tertata di APBD induk," terang Lasut.
Menyikapi keluhan masyarakat tanah Porodisa terkait pelayanan Obat - obatan di RSUD Mala, Bupati Welly Titah Poka didampingi Ketua DPRD Engel Tatibi dan Sekda Yohanis B K Kamagi RSUD Talaud di Mala untuk memvalidasi serta melakukan pengecekan kondisi real di lapangan terkait sejumlah postingan yang beredar di Media Sosial.
Dan ditemukan bahwa kondisi stok obat cukup tersedia dan aman sebagaimana kemudian dijelaskan dr.Jurry.Jawali.Ektevianus.

Adapun kegiatan ini untuk melihat langsung dan memvalidasi berita yang ramai diperbincangkan di media sosial dan bupati mengatakan bahwa kondisi obat-obatan aman dan terkendali serta meminta para guru bersabar menunggu proses pembayaran THR mereka di Maret nanti sesuai penjelasan kadis. (DB)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.