Sebanyak 85 Calon PAC Ikuti Seleksi Psikotes dan FPT PDI Perjuangan Minsel
Minsel, ESC - Sebanyak 85 bakal Calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan dari 17 Kecamatan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), mengikuti tahapan psikotes serta Fit and Proper Test (FPT) di Aula Kantor DPC, pada Jumat (13/2/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara bersama DPC PDI Perjuangan Minahasa Selatan sebagai bagian dari proses penjaringan dan penentuan kepemimpinan partai di tingkat kecamatan.
Tahapan seleksi ini bertujuan memastikan figur terpilih memiliki integritas, kemampuan manajerial, serta kualitas kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan organisasi. Proses ini menjadi langkah penting memperkuat struktur partai di tingkat kecamatan.
Dalam seleksi tersebut dihadiri Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara Bapak Franky Donny Wongkar, Wakil Ketua Bidang Pertanian, Kehutanan Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan Ibu Prycilia Rondo, Wakil Ketua Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional, Sandra Rondonuwu, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi, Ny. Notje Karamoy dan Bapak Angga selaku kepala Sekertariat DPD.
Wakil Ketua DPD Sulut Franky Donny Wongkar, Bidang Politik menjelaskan bahwa psikotes dilakukan untuk mengidentifikasi karakter kepemimpinan calon. Penilaian mencakup kemampuan bekerja dalam tim, stabilitas emosional, serta kecakapan mengelola dinamika organisasi.
Dalam sesi Fit and Proper Test, peserta memaparkan visi organisasi, strategi penguatan struktur partai, serta rencana kerja lima tahun. Penilaian juga mencakup kemampuan membangun komunikasi efektif dengan masyarakat dan pemangku kepentingan daerah.
Wongkar menegaskan bahwa PAC memegang peran penting sebagai garda terdepan partai di tingkat akar rumput. Ia menyampaikan bahwa pemimpin PAC harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dinamika sosial, serta kebutuhan masyarakat yang terus berubah.
Selanjutnya, Ketua DPC PDI Perjuangan Minahasa Selatan Bapak Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu SIP, menambahkan bahwa peserta juga menyampaikan gagasan terkait penguatan kaderisasi dan program sosial kemasyarakatan. Ia menilai bahwa strategi pemenangan pemilu berbasis data menjadi aspek penting dalam proses seleksi.
Menurut Kawatu, proses seleksi ini bertujuan melahirkan pemimpin PAC yang visioner dan terbuka terhadap kolaborasi. Ia menegaskan bahwa pemimpin PAC harus mampu menjembatani aspirasi masyarakat dengan kebijakan publik melalui jalur partai dan wakil rakyat.
Untuk itu, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan organisasi partai di tingkat kecamatan. Dengan seleksi ketat, PDI Perjuangan berupaya memperkuat struktur kepemimpinan yang responsif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan itu juga dihadiri oleh segenap struktur DPC PDIP Minsel, Sekretaris Rommy D. Pondaag, SH, MH, Bendahara Stevanus D.N. Lumowa, SE, Wasekabid Internal Alvin Lumapow, Wasekabid Program, Seidy Lintong, SH, Wakil Bendahara Ricky Kalangi juga Wakil Ketua Bidang.






Post a Comment