Header Ads

 


Gereja di Segel Karena Tak Berizin,LBH Gekira Komitmen Akan Membela Kepentingan Masyarakat.

 


Manado,ESC - LBH GEKIRA Partai Gerindra memegang teguh komitmen membela kepentingan masyarakat, terutama kaum minoritas yang terzolimi, seperti yang dialami jemaat Gereja Persekutuan Oikoumene Umat Kristen Tesalonika, di wilayah Teluknaga, Kabupaten Tangerang, yang juga rumah doa mereka sengaja disegel, menjelang Jumat Agung dan perayaan Paskah, pada Jumat (3/4), dengan alasan izin.

Ketua LBH GEKIRA, Dr. Santrawan Paparang, SH,MH,MKn, kepada media ini melalui pesan di aplikasi ijo, mengatakan, mereka memperhatikan dengan serius apa yang terjadi terhadap jemaat di gereja tersebut, karena kebebasan beragama itu merupakan hak dasar warga negara. 

"Perlu ada penjelasan hukum dan solusi yang tepat, terhadap masalah penyegelan rumah ibadah yang selama ini digunakan jemaat, yang dilakukan menjelang perayaan Jumat Agung dan Paskah itu," kata Dr. Santrawan Paparang.  

Dia mengatakan, harus ada solusi yang adil dan tepat bagi kebebasan beribadah sebagai bentuk kebebasan beragama, di negara ini. 

Karena itu dia mengatakan, pengurus gereja tersebut telah dijadwalkan bertemu dengan LBH GEKIRA, pada Rabu, 8 April 2026, untuk membahas masalah tersebut. 

"Nanti kami juga akan membahas langkah-langkah strategis, khususnya yang terkait proses perizinan pendirian rumah ibadah, yang hingga saatniji velum mendapat respon dari pemerintah setempat," tegasnya. 

Advokad kawakan asal Nusa Utara itu, menegaskan setelah pertemuan nanti pihaknya akan segera menghadap bupati dan wakil bupati, serta unsur Muspida setempat, membahas hal tersebut, bahkan akan berkoordinasi dengan fraksi Gerindra agar dapat mendorong mendorong percepatan penerbitan izin pendirian rumah ibadah tersebut. 

Dia kembali menyoroti pentingnya kepastian hukum dalam pendirian rumah ibadah, terutama pentingnya komunikasi konstruktif antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya guna menjaga kerukunan antarumat beragama.(Dims)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.