Header Ads

Personel DPRD Talaud minta Penulisan Cerita Rakyat Dilanjutkan



Melonguane, BLITZ--Sejumlah personel DPRD Kepulauan Talaud, mendorong pemerintah khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, untuk melanjutkan penulisan buku kumpulan cerita rakyat.


"Penulisan buku di tahun 2016, telah memberikan dampak yang positif bagi generasi muda, karena kini mereka memiliki referensi tentang legenda dan kisah yang ada di tanah kelahirannya. Bahkan kemarin ada beberapa siswa SMA di Melonguane yang mengangkat cerita dari buku tersebut untuk dijadikan bahan karya tulisnya. Ini hal yang patut kita apresiasi atas kehadiran buku kumpulan cerita rakyat edisi perdana tersebut," ujar Anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Denny R Marthin, Senin (8/10) kemarin di Manado.


Wakil Ketua DPRD Jakop Gumolung SE yang dikenal sangat antusias terhadap sejarah daerah dan kisah-kisah maupun legenda yang ada di Tanah Porodisa, berharap sebagaimana dua tahun yang lalu Bupati Sri Wahyumi Manalip SE pernah melakukannya, kali ini juga ia berharap akan hadir edisi kedua buku kumpulan cerita rakyat Talaud.


"Kita semua paham, bahwa dari legenda yang diceritakan turun temurun, kita bisa menarij benang merah asal mula peradaban Tanah Porodisa. Dari situ kita bisa atau diberi jalan untuk menyusun secara sistematis dalam alur yang selaras bagaimana sejarah tanah kelahiran kita ini. Mudah-mudahan ini bisa dipenuhi oleh Bupati," ungkap Mangole.


Sementara itu, informasi yang diterima melalui salah satu Kepala Bidang di dinas bersangkutan, bahwa pihak Disbudpar telah menyiapkan anggaran untuk kelanjutan penulisan kumpulan cerita rakyat edisi kedua.


"Saya sudah berkomunikasi dengan penyusun dan penulia buku edisi perdana dan saya sampaikan sudah dimasukan dalam program Dinas Budpar melalui Perubahan APBD 2018," kata sumber.




Den-Dala
block ID 8794 : editorialsulut.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.