Waaah...Kartu Lansia Disalurkan Caleg dan Sebagian Warga Tak Kebagian

Anggota DPRD Kota Manado Markho Tampi.

Manado, ESc--Anggota DPRD Kota Manado Markho Tampi mencurigai, kalau ada oknum calon legislatif (caleg) ikut berperan saat penyaluran kartu lanjut usia (lansia).

Dalam penyampaian resminya saat Rapat Paripurna DPRD Manado, Senin (07/01/2018), hal itu dilontarkan lantang dihadapan Pimpinan Dewan dan Walikota, Wakil Walikota Manado.

"Seharusnya itu murni dijalankan pemerintah seperti camat atau lurah, namun disayangkan jika ada bantuan cm," cetua Tampi.

Sebenarnya, akan lebih elegan jika para Anggota DPRD yang bekerja meski sebagai caleg juga.

"Kalau itu jelas karena kami masih satu koordinasi dengan pemerintah dan mengetahui siapa warga atau konstituen," serunya.

Terkait hal itu, sejumlah laporan warga masuk padanya, bahwa beberapa nama yang tercatat sebelumnya, saat mulai penyaluran tak tercantum lagi, meski berusia 75 tahun.

Padahal, syarat penerimaan secara teknisnya adalah 60 tahun keatas.

"Ini juga perlu disikapi dan saya berharap ada tindaklanjutnya di tahap pembagian kedua," pungkasnya.
Diketahui, sejumlah kecamatan sudah menjalankan program Walikota dan Wakil Walikota Manado tersebut, seperti di Wanea. 

Informasi diperoleh pula, kalau Kecamatan Wanea jadi hari pertama penyaluran dan Kecamatan Paal Dua hari kedua. (Km)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.