Sekitar 240 THL Dinas Kesehatan Pertanyakan Keterlambatan Honor

Legislator cantik Dapil Tuminting-Bunaken-Bunaken Pulau, Vanda Ariantje.


Manado, ESc--Sekitar 240 tenaga harian lepas (THL) di dinas kesehatan Manado, mempertanyakan pembayaran honor sebulan yang terlambat dibayarkan oleh instasi tempat bekerja.

Tuntutan para THL tersebut, bahkan sampai masuk ke telinga legislator cantik Dapil Tuminting-Bunaken-Bunaken Pulau, Vanda Ariantje, sehingga mempertanyakan langsung hal tersebut kepada kepala dinas kesehatan Manado, dr. Ivan Sumenda.

"Jadi saya mengklarifikasi langsung hal tersebut kepada kepala dinas, dan mendapatkan penjelasan kalau memang pembayaran upah satu bulan para THL itu terjadi karena masih berprosesnya APBD-P 2019," kata Ibu Vanda, sapaan akrab Srikandi partai demokrat itu, di ruang kerjanya, di kantor DPRD Manado.

Karena itu, dia mengatakan, sudah minta kepala  dinas agar memproses hal itu sesegera mungkin, agar bisa terbayar, karena para THL itu juga punya keperluan dan kebutuhan yang harus dipenuhi.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Manado, dr. Ivan Sumenda, menjelaskan, bahwa yang terjadi sebenarnya bukanlah kesengajaan, sebab memang anggaran sudah habis dan baru saja ditambah di APBD-P 2019, dan sampai saat ini masih berproses.

"Tetapi untung saja prosesnya hampir selesai dan saya sudah tanda tangan surat perintah membayar, jadi dalam waktu tidak terlalu lama, 2-3 hari kedepan, bisa masuk ke rekening para THL," katanya.

Sumenda juga para THL yang mempertanyakan honor itu adalah tenaga dokter, perawat, bidan hingga sopir Puskesmas dan semuanya sudah dipanggil ke kantor Dinas Kesehatan dan mendapatkan pembinaan, tetapi semuanya sudah beres, karena prosesnya sudah berjalan.

Di sisi lain, dia mengatakan, pihaknya sama sekali tidak merumahkan satu orang THL-pun, semuanya langsung mendapat perpanjangan kontrak untuk dua bulan, karena memang itu menjadi cara untuk mengontrol dan mengawasi kinerjanya, jika tak sesuai harapan bisa ditindak segera.

Dia juga mengakui kaget mendengar ada demo sehingga langsung memanggil dan memberikan pembinaan, sekaligus menjelaskan tentang keterlambatan tersebut sambil minta para THL untuk tetap bekerja maksimal.



(Dimas)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.