Wakil Rakyat Manado Tanggapi Keras Kenaikkan Iuran BPJS

EditoriaSulut.Com
Syarifudin Safaa.


Manado, ESc--Rencana pemerintah menaikkan iuran BPJS kesehatan mendapatkan tanggapan keras dari para wakil rakyat dari Manado, sebab dinilai memberatkan masyarakat dan membebani APBD, seperti diungkapkan Syarfd Saafa, ST.

Bung Syarif sapaan, akrab politisi PKS itu mengatakan, pemerintah harus memprioritaskan  masalah BPJS kesehatan, sebab itu berhubungan dengan kebutuhan dasar manusia.

"Kami minta pemerintah mengutamakan hal itu,  daripada soal pindah ibukota, lebih baik urus dulu  soal BPJS karena sehingga tidak akan memberatkan masyarakatkan, termasuk di daerah kota ini," kata Bung Syarif.

Dia mengatakan, jika iuran BPJS dinaikkan, maka di daerah yang menanggung iuran bagi masyarakat miskin, beban APBD akan bertambah dan sudah pasti akan membuat pemerintah daerah kesulitan, termasuk Manado.

"Karena kan di Manado, kita menganggarkan dana sebesar Rp22 miliar untuk menanggung iuran BPJS dari 123 ribu jiwa penduduk Manado, kalau naik sampai Rp40 ribu, artinya akan bertambah 100 persen dan anggaran daerah membengkak," katanya.

Sebab menurutnya, tidak mungkin mengurangi jumlah masyarakat penerima bantuan, namun untuk menambah anggaran bukanlah persoalan mudah, karena tahun depan daerah dihadapkan dengan agenda politik pemilihan kepala daerah dan wajib menyiapkan anggaran besar sesuai perintah undang-undang.

"Bisa dibayangkan berapa besar pengeluaran daerah untuk itu, akan benar-benar memberatkan daerah, jadi kami minta dikaji lagi," katanya.



(Dimas)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.