DPRD Manado rapat bahas pergeseran anggaran COVID-19 dan reses



Manado,Editorialsulut.com- DPRD Kota Manado, menggelar rapat membahas  pergeseran anggaran untuk COVID-19, perhitungan anggaran dan reses, dipimpin ketuanya, Dra. Aaltje Dondokambey didampingi wakil.Noortje Henny Van Bone dan Adrey Laikun.

Wakil ketua, Noortje H Van Bone yang diidaulut mengatakan,  rapat membahas pergeseran anggaran yang dilakukan pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak COVID-19.

"DPRD akan meminta pemerintah kota menjelaskan dengan rinci, apa saja yang digeser dari mata anggaran apa saja , berapa besarnya, " katanya.

"Kami akan minta agar yang dipotong adalah belanja modal, sehingga tidak terlalu mengganggu  jalannya pemerintahan dan pembangunan serta pelayanan masyarakat," katanya.

Dia mengakui, saat ini pemerintah kota Manado, menggeser anggaran sekitar Rp30 miliar untuk penanganan COVID-19, agar jelas.

Dalam rapat itu katanya, perhitungan anggaran dan LKPJ wali kota juga menjadi pembahasan yang harus dilakukan mengingat kondisi yang masih sulit dan belum mengizinkan pertemuan banyak orang seperti sekarang.

"Kami juga membahas, tentang rencana reses yang akan dilakukan DPRD Manado, dan kemungkinan perubahannya yang akan kami lakukan, mengingat kondisi sekarang ini," katanya.

Sebab menurutnya, akan ada perubahan dalam pola reses kali ini, tetapi untuk memastikan hal itu tidak akan berdampak hukum, maka pihaknya akan menunggu dulu dasar hukumnya, semisal Perwal atau apa sebutannya.

"Yang pasti pembahasan ini akan kami tindaklanjuti dengan  menyampaikannya pada pemerintah sehingga ada kejelasan nantinya," katanya. (Dims)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.