Mengikuti Jejak dr Lie, D,Impact Community Gelar Baksos di Rutan Malendeng
Manado ESC - Tanpa heboh-heboh, D'Impact Community, menggelar bakti sosial (Baksos) di Rutan kelas IIA Malendeng, melibatkan 6 tenaga dokter umum dan 8 dokter gigi, memberikan pelayanan medis kepada warga binaan maupun para pegawai di tempat itu, pada Selasa (11/11).
Kegiatan yang diinisiasi oleh pendiri D'impact Community, dr. David Kaligis dan drg Ivanna Belopandung, melayani sekitar 200 warga binaan sejumlah pegawai di Rutan tersebut.
"Ini adalah bagian dari pelayanan kami, dan sudah merupakan kali keenam digelar dengan lokasi Baksos beragam, termasuk juga panti asuhan dan panti werdha,' kata dr. David didampingi drg. Ivanna, di sela-sela gelaran baksos tersebut.
Sebagai tenaga medis, pasangan yang bertemu di atas kapal rumah sakit terapung dr. Lie Dharmawan sebab sama-sama punya jiwa sosial tinggi dan mau melayani itu, mengatakan, merasa senang bisa melayani sebagai panggilan jiwa. Makanya kami senang mengikuti jejak dari dr.lie.
Sebab itu, sebelum memulai baksos itu, digelar ibadah yang dipimpin Pdt. Brandon Koloway, MTh, yang mengajak warga Rutan untuk beribadah memuji Tuhan, sekaligus memberikan motivasi dan dorongan kepada mereka, dengan Firman Tuhan, yang diambil dari Efesus 6:10, dengan inti khotbah, mengajak mereka kuat dalam kekuatan kuasa Tuhan, dan menjadikan penjara sebagai tempat untuk merenung dan mezbah penyebaran firman Tuhan.
Keduanya mengatakan, dalam Baksos tersebut, juga ada layanan pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat serta sakit biasa lainnya, sekaligus memberikan obat bagi yang butuh untuk mengobati sakit yang diderita.
"Kami selalu menggelar kegiatan seperti ini, dengan sponsor utama adalah Tuhan, sebab motivasi adalah pelayanan, dan bukan kali pertama, tetapi sudah berkali-kali dan berusaha menjangkau lokasi yang sulit, kurang akses ke kesehatan, seperti panti asuhan dan panti werdha, karena mereka butuh sekali, layanan seperti ini," kata drg, Ivana didamini dr. David.
Dia lalu menjelaskan, semua biaya Baksos ini berasal keuntungan klinik mereka, yang selalu disisihkan 10 persen, untuk kegiatan pelayanan, yang memang merupakan nazar mereka dan diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak muda untuk melakukan hal-hal positif seperti ini.
Dia mengatakan, salah satu apresiasi dan dukungan datang dari salah kawan mereka yang memiliki rumah makan, yang memberikan makanan kotak, lebih dari dipesan dan dibayar, sehingga menambah semangat melayani.
Baksos tersebut juga disambut hangat pihak Rutan kelas IIA Manado, sambil tetap menjaga suasana tetap nyaman bagi tenaga medis, yang melalukan pelayanan dan membantu mengatur penghuni Rutan, memberikan waktu untuk melakukan pelayanan tersebut.(Dims)










Post a Comment