Kolaborasi TNI AD - Unsrat Gelar Karya Bakti di Talaud
Manado ESC - TNI AD dari Kodam XIII Merdeka mengggelar karya bakti bersama Universitas Samratulangi (Unsrat) , di Kabupaten Kepulauan Talaud, dalam rangka mempercepat pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan memperkokoh persatuan di wilayah perbatasan Indonesia - Philipina itu.
Karya bakti yang melibatkan 66 mahasiswa dari Unsrat itu, mengerjakan sejumlah proyek bersama TNI AD seperti pembangunan jembatan, rehabilitasi rumah ibadah dan sekolah, pembangunan jalan produksi, rehabilitasi rumah dinas tenaga kesehatan, hingga pembangunan pembangkit listrik mikrohidro, pembukaan Kegiatan di mulai tanggal 15 Juli sampai selesai kegiatan 12 September 2026.
"Saya dipercayakan oleh Rektor unsrat untuk mendampingi kegiatan tersebut dan dari Unsrat ada 17 dosen dan 66 mahasiswa bersama dalam kolaborasi tersebut, membangun bersama TNI AD, di perbatasan," kata Dekan Peternakan, sekaligus ketua tim Unsrat, Dr. Ir. Stanly O. B. Lombogia, S.Pt., M.Si., IPM
Dia mengatakan, tujuan utama dari Karya Bakti Skala Besar Nasional hasil kolaborasi antara TNI (Kodam XIII/Merdeka) dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) adalah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, memberdayakan masyarakat, serta memperkokoh persatuan di wilayah perbatasan Indonesia–Filipina, khususnya di Kabupaten Kepulauan Talaud.
"Kegiatan ini sangat tepat karena melalui kolaborasi dunia akademik dan TNI akan berdampak Pembangunan Infrastruktur: Mendukung pembangunan sarana dan prasarana fisik serta fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat di pulau terluar," katanya.
Selain itu Dr. Stenly Lombogia juga mengatakan, bahwa pemberdayaan masyarakat itu, memberikan edukasi dan pelayanan langsung untuk meningkatkan kualitas hidup warga kepulauan. Menghadirkan Negara di Perbatasan, Memperkuat pertahanan, membangun kepercayaan masyarakat, serta menegaskan kehadiran negara di beranda terdepan NKRI
Sedangkan bagi mahasiswa menjadi implementasi Keilmuan dan wadah bagi 66 mahasiswa Unsrat dari berbagai fakultas untuk menerapkan ilmu kuliah mereka dalam bentuk pengabdian masyarakat.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat itu sendiri, mempererat kemitraan strategis antara aparat, akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui semangat gotong royong.(Dims)




Post a Comment