Header Ads

4 Bulan Bekerja Jurani Merasa Kerja Belum Maksimal




Manado, (editorialsulut.com) - gerah dengan sikap perangkat daerah yang yang terkesan memandang enteng DPRD sekretaris fraksi Golkar DPRD Manado, Jurani Rurubua SST, angkat bicara dan mempertanyakan hal tersebut kepada walikota Vicky lumentut dalam rapat paripurna KUA PPS Senin sore.

"Walikota yang terhormat pertama saya harus minta maaf karena sudah 4 bulan ini kami digaji dengan uang rakyat tetapi belum bekerja maksimal, karena dalam rentang waktu ini kami baru dua kali menggelar hearing,"  kata si Rani sapaan akrabnya menjelang berakhirnya rapat paripurna.

Sis Rani mempertanyakan, sikap perangkat daerah yang yang tidak menghadiri undangan rapat dengar pendapat sekaligus evaluasi dari DPRD Manado sehingga dianggap sebagai sikap pandang enteng oleh DPRD.

"terus terang kami malu pak karena sudah digaji tetapi kerja tidak maksimal jadi kami mempertanyakan apakah benar memang dalam setiap pelaksanaan rapat dengar pendapat maupun evaluasi dengan pemerintah daerah harus ada izin walikota atau tidak sebab dari kunjungan kerja yang kami lakukan di daerah lain termasuk di ibukota Jakarta untuk hal-hal seperti itu tidak memerlukan izin kepala daerah," katanya.

dia ingin agar sikap pemerintah itu dijelaskan supaya tidak ada anggapan pandang enteng dari SKPD kepada DPRD selaku wakil rakyat apalagi dalam menjalankan fungsi pengawasan yang susah dilaksanakan sebab pihak eksekutif tidak mau bekerja sama dengan menghadiri undangan rapat.
.
Walikota Manado Vicky lumentut yang dicegat oleh jurani rurubua menegaskan memang betul telah menginstruksikan jajarannya harus mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum menghadiri undangan rapat dan untuk itu harus disampaikan kepada kepala daerah.

"Minimal 3 hari sebelum hari pelaksanaan undangan harus telah disampaikan kepada walikota selaku kepala daerah kemudian akan berproses untuk disampaikan kepada satuan perangkat daerah terkait dimana mereka diharuskan untuk menyampaikan sebuah laporan dengan baik dan benar,".katanya.(dims)
block ID 8794 : editorialsulut.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.