Legsilator Jurani Rurubua Pertanyakan Pentingnya Pengadaan Insinerator




Manado, editorialsulut.com--Menanggapi penyampaian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), soal pengadaan insinerator miliaran rupiah lewat PL, Srikandi PSI yang juga personel komisi III DPRD Manado, Jurani Rurubua,  ST, mempertanyakan penting tidaknya pengadaan insinerator miliaran rupiah di Manado.

" Hasil Turlap dan dalam rapat dengar pendapat sebelumnya, kami sudah mendengar kalau lima unit insinerator itu sampai sekarang belum beroperasi, dengan alasan listrik tidak memadai," kata Sis Rani, di Manado.

Hal itu katanya, sungguh aneh, karena DLH memaksakan pengadaan insinerator dengan alasan diperlukan, namun justru tidak beroperasi.

Jika memang penting, kata Rani, seharusnya insinerator itu sudah beroperasi begitu selesai dibangun, namun kenyataanya justru alat pembakar sampah itu tidak beroperasi dengan alasan suplay listrik tidak cukup.

"Jika memang insinerator penting, seharusnya begitu selesai pengadaan langsung beroperasi karena listriknya sudah juga disediakan untuk mengolah sampah di kecamatan dulu," kata Rani.

Namun kenyataanya tidak beroperasi sehingga dipertanyakan penting tidaknya alat tersebut, dan bisa dikatakan tidak mendesak diadakan.

Apalagi katanya, bagaimana bisa, sampai dua kali gagal tender di ULP dan akan diajukan kali ketiga sudah ditolak dan ditarik ke DLH lalu diadakan lewat proses PL.

Karena itu dia mempertanyakan bagaimana proses lelang di ULP dan siapa saja yang ikut kenapa sampai gagal pengadaan juga untuk kali kedua berapa yang mendaftar dan bagaimana sampai gagal lagi. (dims)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.