Roadshow Campus: Alarm Krisis Iklim dan Dialog Kaum Muda Digelar di Unsrat Manado
Manado, ESC - Sulawesi Utara (20/10) – Institut Hijau Indonesia (IHI) menggelar acara “Roadshow Campus: Alarm Krisis Iklim dan Dialog Kaum Muda”. Acara ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran dan mendorong aksi nyata generasi muda dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Kegiatan ini akan berlangsung pada Senin, 20 Oktober 2025 kemarin, di Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).
Acara ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara beberapa organisasi, yaitu Institut Hijau Indonesia, Green Leadership Indonesia, Badan Tazkir Unsrat, dan Djakarta Community Generation. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dari organisasi masyarakat, lembaga dakwah kampus, komunitas anak muda, dan institusi pendidikan dalam menyikapi isu krisis iklim.
Dr. Ir. Agus Justianto, M.Sc., Project Director FOUJ NC-I hadir sebagai Keynote Speaker untuk memberikan pandangan strategis mengenai krisis iklim. Sambutan disampaikan oleh Selamet Daroyni selaku Direktur Institut Hijau Indonesia, Dr. Ir. Ridwan Lasabuda, M.Si. dari Ketua LPPM ASEAN, dan Samsul M Manumpil selaku Koordinator GU Manado.
Dialog kaum muda ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, di antaranya:
· Ir. Johny S. Tasirin, M.ScF., Ph.D. (Dosen Fakultas Pertanian Unsrat)
· Fela Warouw, ST., MEng., Ph.D. (Dosen Fakultas Teknik Unsrat)
· M Ichassul Amal (Project Officer Civic Education, Institut Hijau Indonesia)
· Alamsyah S.PWK (Perwakilan Green Leadership Indonesia Batch 2)
Melalui acara ini, para peserta tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan tentang krisis iklim dari berbagai perspektif, tetapi juga kesempatan untuk memperluas relasi. Tersedia juga doorprize menarik yang dibagikan di akhir acar. Sebagai bentuk komitmen mengurangi sampah plastik, panitia mengimbau seluruh peserta untuk membawa tumbler sendiri.
Acara ini terbuka untuk umum dan gratis. Setiap peserta yang terdaftar mendapatkan E-Certificate. “Roadshow Campus” diharapkan menjadi pemantik bagi kaum muda di Sulawesi Utara untuk bersatu dalam Satu Suara, Satu Langkah untuk Satu Bumi, mendorong terciptanya aksi kolektif yang berdampak positif bagi lingkungan.(Dims)




Post a Comment